Sabtu, 31 Mei 2014

Tugas Pendahuluan Modul 2



Tugas Pendahuluan Modul 2:
1.       Jelaskan secara rinci proses booting pada sistem operasi?
2.       Sebutkan langkah – langkah secara jelas dalam menginstal Sistem Operasi Linux, dengan menggunakan USB Flashdisk.
3.       Sebutkan macam – macam distro linux dan jelaskan perbedaannya?
4.       Apa yang anda ketahui tentang system operasi untuk handphone seperti antara lain Android, Meego, Windows Mobile, dll. Sebutkan beberapa system operasi yang umumnya digunakan oleh perangkat mobile/handphone(Handphone, PDA, smartphone, tablet,  PC, dll). Jelaskan kelebihan dan kekurangan masing – masing (min 2).
5.       Ada 2 macam sistem operasi, yaitu sistem operasi Open Source dan sistem operasi Close Source. Jelaskan 2 macam sistem operasi tersebut dan beri contohnya!
6.       Jelaskan kegunaan perintah:
-          Gedit
-          Mkdir
-          Cat
-          Echo
-          Rm
-          Mv
-          Cd
-          Clear

Jawaban:
1.  Jelaskan secara rinci proses booting pada sistem operasi?
                Ketika komputer pertama kali dinyalakan, aliran listrik masuk, maka PSU(Power supply melakukan self-test dan menentukan kelayakan tegangan serta arus listrik dalam motherboard.
Jika berhasil baik maka suatu signal tertentu akan dikiirimkan kebagian chip-chip yang ada termasuk ke rangkaian elektronik lainnya yang saling berhubungan satu sama lain, termasuk ke motherboard. Chip timer menerima signal tersebut dan menghentikan pengiriman singnal reset ke mikroprosesor.
Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Karena itu, Mikroprosesor mulai menjalankan programROM BIOS mulai dari alamat memori FFFF:0000. Pada alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi JUMP untuk melompat ke program ROM BIOS yang sebenarnya.
Setelah itu ROM BIOS menjalankan proses "Power On Self Test" (POST), yakni memeriksa seluruh hardware yang terhubung dengan motherboard apakah sudah siap untuk menjalankan tugas masing-masing atau ada yang mengalami kegagalan.
Komponen yang pertama kali dicek adalah display adapter (yang mempunyai built in test routine sendiri). Pada tahap ini kita bisa melihat layar monitor hanya menampilkan informasi Display Adapter. Selain itu pada saat booting bios juga akan melakukan cek terhadap validitas kinerja peripheral, mulai dari Motherboard, Processor, RAM, VGA, Sound Card, Hard Disk, Floppy Disk, CD/DVDR/RW, Keyboard, Mouse, Monitor, dan accecories lainnya. Berikut perincian kerja Bios.
·         BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengeluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan       dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya
·         BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
·         BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
·         Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
·         Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
·         Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
·         PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
·         BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
·         BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
·         BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
·         Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
·         Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.
Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POSTerror seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.


KODE BEEP AWARD BIOS
NO
Gejala
Diagnosa pesan/peringatan kesalahan
1.
1 beep pendek
komputer dalam keadaan baik
2.
1 beep panjang
kerusakan di memory
3.
1 beep panjang 2 beep pendek
Kerusakan di DRAM parity
4 .
1 beep panjang 3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA
5.
Beep terus menerus
Kerusakan di modul memory atau memory vidio

KODE BEEP AMI BIOS
NO
Gejala
Diagnose pesan/peringatan kesalahan
1.
1 beep pendek
DRAM gagal merefresh
2.
2 beep pendek
Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM parity (system memory)
3.
3 beep pendek
BIOS gagal mengakses memory 64 kb pertama
4.
4 beep pendek
Timer pada system gagal bekerja
5.
5 beep pendek
Motherboard tidak dapat menjalankan prosesor
6.
6 beep pendek
Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7.
7 beep pendek
Video mode error
8.
8 beep pendek
Tes memory VGA gagal
9.
9 beep pendek
Check sum error ROM BIOS bermasalah
10.
10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami error
11.
11 beep pendek
Ceche memory error
12.
1 beep panjang 3 beep pendek
Conventional/Extended memory rusak
13.
1 beep panjang 8 beep pendek
Tes tampilan gambar gagal

KODE BEEP IBM BIOS
NO
Gejala
Diagnose pesan/peringatan kesalahan
1.
Tidak ada beep
Catu daya rusak, card menitor/RAM tidak terpasang
2.
1 beep pendek
Normal POST dan komputer dalam keadaan baik
3.
Beep terus menerus
Catu daya rusak, card menitor/RAM tidak terpasang, prosesor bermasalah
4.
Beep pendekberulang-ulang
Catu daya rusak, card menitor/RAM tidak terpasang
5.
1 beep panjang 1 beep pendek
Masalah pada motherboard
6.
1 beep panjang 2 beep pendek
Masalah bagian VGA (mo no)
7.
1 beep panjang 3 beep pendek
Masalah bagian VGA (EGA)
8.
3 beep panjang
Keyboard error
9.
1 beep, blank monitor
VGA card sirkuit bersalah


ROM BIOS mencari program ROM untuk video adapter yang ada pada setiap video card terpasang mulai alamat C000:0000 sampai C800:0000. Jika ditemukan maka akan dilakukan test checksum dan jika test ini berhasil maka program video ROM dieksekusi dan kursir akan muncul di layar. Kesalahan test checksum akan muncul berupa pesan :
C000 ROM Error.
Jika ROM BIOS tidak menemukan program video ROM maka akan digunakan program video ROM yang ada di dalam motherboard dan kursor pun akan muncul di layar.
ROM BIOS akan memeriksa, melakukan test checksum dan mengeksekusi semua program ROM lainnya mulai alamat memori C800:0000 sampai dengan DF80:0000. Setiap kesalahan pada test checksum diindikasikan berupa pesan :
xxx ROM Error.
Setelah selesai menjalankan built in routine display adapter, BIOS kembali menjalankan POST routine dan kita bisa melihat tampilan utama POST di layar monitor.POST melakukan pengetesan terhadap Processor dan menampilkan informasi processor ke layar monitor. Setelah pengecekan Processor selesai, kita bisa masuk ke menu BIOSbiasanya dengan menekan tombol DEL atau F2 untuk melakukan beberapa setingan yang diperlukan. jika kita tidak masuk ke menu BIOS, maka proses booting akan berlanjut.
Berikut dibawah tampilan menu setting an Bios dan sedikit penjelasan mengenai beberapa kegunaan/fungsi dari menu utama pada setting bios.



 Setting Bios
Cara seting atau konfigurasi BIOS ini berbeda-beda tergantung dari vendor pembuatnya. Berikut menu-menu pada BIOS yang umum kita temui yaitu Phoenix Award BIOS. Menu utama pada BIOS ini adalah :
1.      Standard CMOS Features, untuk seting tanggal dan melihat hardisk yang terdeteksi, dll.
2.      Advanced BIOS Features, pengaturan boot device priority (pilihan device untuk pertama booting) dapat diset disini.
3.      Advanced Chipset Features.
4.      Integrated Peripherals.
5.      Power Management Setup.
6.      PnP/PCI Configuration.
7.      PC Health Status,  kita  bisa cek temperatur dan tegangan dari Power Suplly disini.
8.      Load Fail-Safe Defaults (Load Factory Setting), pilih menu ini untuk mengembalikan seluruh setingan ke mode asalnya (default).
9.      Load Optimized Defaults.
10.  Set Supervisor Password.
11.  Set User Password.
12.  Save & Exit Setup.
13.  Exit Without Saving.

BIOS melakukan pengecekan terhadap koneksi hardware seperti .memori yang terinstall, hard disk, CD Drive dan Floppy Drive.
Jika koneksi tidak sesuai dengan setingan yang terdapat pada BIOS, maka proses booting akan berhenti dan kita harus kembali masuk ke menu BIOS untuk membetulkannya. Ketika semua proses diatas sudah terlewati dengan baik, maka BIOSakan menampilkan ringkasan hardware yang terdeteksi ke layar.
BIOS kemudian memanggil "BIOS Operating System Bootstrap Interrupt " yang akan menemukan "bootable disk" dengan mencoba me-load setiap disk yang dikonfigurasi sebagai "bootable disk" pada settingan BIOS.
Setelah BIOS menemukan "bootable disk", kemudian me-load program yang terdapat pada "Master Boot Record (MBR)" dari disk ke dalam memori komputer. Misalkan MBR tersebut terdapat pada partisi yang terinstall sistem operasi windows XP, maka proses kemudian akan berpindah dari proses "Start up Computer" ke proses "Start Up Windows XP".
2. Sebutkan langkah – langkah secara jelas dalam menginstal Sistem Operasi Linux, dengan menggunakan USB Flashdisk.
            Dalam Penjelasan ini, kami menggunakan Linux Mint 12 atau bisa disebut LISA.
Spesifikasi Minimal untuk Linux Mint 12
·         Prosessor x86, Lisa 64 bit membutuhkan processor 64 bit, namun Lisa 32 bit mampu berkerja pada prosessor 32 dan 64 bit
·         CD/DVD drive atau USB port
·         Kartu Grafik (VGA) dengan minimal resolusi 800 × 600 pixel
·         Ruang Harddisk kosong 5 GB
·         Memori (RAM) minimal 512 MB (disarankan 1 GB).
Adapun cara instal linux mint 12 melalui flashdisk, yaitu: 
Persiapan Instalasi Linux Mint 12 Via Flashdisk
·         Flashdisk minimal 1 GB
·         Installer Linux Mint 12 yang berextensi .ISO (link download ada diakhir artikel, pilih salah satu yang paling sesuai dengan anda)
·         Aplikasi Universal USB Booting

Pembuatan Booting Flashdisk Pada Instalasi Linux Mint 12 Via Flashdisk
·         Tancapkan Flashdisk ke Laptop/PC
·         Buka dan jalankan aplikasi Universal USB Booting yang telah Anda download dan klik "Agree"

·         Pilih Linux Mint 12 pada pilihan Distro Linux, lalu browse Letak .iso file Linux Mint 12 yang telah Anda download
·         Pilih letak flashdisk, centang pada kotak "We Will Format X \ Drive as Fat32". Pastikan semua data yang ada pada flasdisk telah Anda Amankan dulu.Jika Semuanya udah mantap, klik "Create"
·         Pilih “YES”
·         Proses Booting berjalan, tunggu sampai selesai.
Sampai di sini proses pembuatan booting flasdisk sudah selesai, lanjutkan ke tahap instalasi Linux Mint 12. 
Tahapan Instalasi Linux Mint 12 Via Flashdisk
·         Restart komputer dan masuk ke BIOS untuk mengatur first boot pada Flashdisk
·         Ikuti langkah instalasi Linux Mint 12 sesuai intruksi yang diberikan (jangan kuatir karena Anda bisa memilih menu Bahasa Indonesia)
·         Selesai.

3. Sebutkan macam – macam distro linux dan jelaskan perbedaannya?
                Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan si pembuat distro.
Distro Linux berbeda untuk kebutuhan yang berbeda. Dibawah ini merupakan beberapa distro Linux, diantaranya :
1. Lycoris
                Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah "dollar US".
2. Xandros
                Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial.
Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut:
-  Lima langkah instalasi grafis yang mudah
-  Manajemen partisi terintegrasi
- Tampilan yang familiar
- Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros
- Kompatibilitas dengan file format Microsoft
3. Lindows
                Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.
4. Linare
                Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.
5. Debian/GNU Linux
                Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka.
6. Linux-Mandrake
                Linux-Mandrake adalah salah satu distro turunan dari Red Hat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dan aplikasi 'pre-configured' dan didukung banyak bahasa di seluruh dunia. Distro ini dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan platform pada server. Optimasi untuk prosesor kelas Pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platform tersebut.
7. Red Hat Linux
                Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan, sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang mendukung distro ini secara luas.
8. Slackware
                Distronya Patrick Volkerding yang terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya UNIX, sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman. Hari ini dengan bangga merilis generasi barunya Slackware versi 11 diantara gelombang peluncuran distro-distro besar lainnya seperti Mandriva 2007 dan tidak lama lagi Fedora 6.
9. Turbo Linux
                Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang diminati oleh perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia. Produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi ini dimanfaatkan untuk pasarworkstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business).
10. Knoppix
                Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.
4. Apa yang anda ketahui tentang system operasi untuk handphone seperti antara lain Android, Meego, Windows Mobile, dll. Sebutkan beberapa system operasi yang umumnya digunakan oleh perangkat mobile/handphone(Handphone, PDA, smartphone, tablet,  PC, dll). Jelaskan kelebihan dan kekurangan masing – masing (min 2).
Seperti halnya system operasi pada komputer, Sistem operasi ponsel adalah software utama yang melakukan menejemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta menejemen dan mengotrol software-software lain sehingga software-software lain tersebut dapat bekerja. Dahulu kala, sistem operasi untuk handphone masih cukup sederhana, tanpa memiliki GUI (Graphical User Interface), alias masih berupa tampilan dot matrik. Namun sekarang sudah berkembang sistem operasi yang lebih modern dengan mengusung teknologi layar sentuh.
Beberapa macam mobile OS, sebagai berikut:
1.       Windows Mobile
+ Live Tiles (Fitur yang bisa menghadirkan segala informasi di halaman awal)
+Office Hub (software office seperti word)
+Xbox Live
+MarketPlace Hub (Layaknya AppStore)
+Search & Maps featuring Bing
+Email Featuring Outlook
+Find My Phone
        -No Bluetooth file transfer
        -No Flash or Silverlight
        -No USB Mass Storage
        -No Video Calls
        -No Custom Ringtones
        -No MultiTasking
        -No Copy Paste
        -No DivX/XviD
        -No Intgernet tethering
2.       iOs
+Desain (Elegan, Keren, Layar Sentuh, Layar relatif besar)
+Kapasitas Penyimpanan Internal besar (16 atau 32 GB)
+Kamera bisa autoFocus
+Kualitas video record bagus (30Fps)
+Multimedia, dan Hiburan yang nyaris sempurna
+App Store
-Baterai Boros
-Close Source
-No Bluetooth Transfer
-No Multitasking
3.       Android
+Android bersifat terbuka (Open Source)
+Akses mudah ke App Market
+Sistem Operasi merakyat
+Mudah dalam hal notifikasi
+Mendukung semua layanan Google (Karena memang salah satu produk Google)
+Instal ROM modifikasi
-Terhubung dengan internet
-Perusahaan terkadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Andorid milik anda
-Android Market kurang kontrol dari pengelola
-Kadang sering terdapat iklan
-Boros Baterai
4.       Blackberry
+System full backup/recover
+Fungsi Autotext
+Fungsi search sangant powerfull
+Profile pada Blackberry sangat flexible
+Feature Speed dial
-Boros Baterai
5. Ada 2 macam sistem operasi, yaitu sistem operasi Open Source dan sistem operasi Close Source. Jelaskan 2 macam sistem operasi tersebut dan beri contohnya!
            Konsep Open Source Software pada intinya adalah dapat/diizinkan membuka kode sumber (source code) dari sebuah perangkat lunak. Konsep ini terasa aneh pada awalnya dikarenakan kode sumber merupakan kunci dari sebuah perangkat lunak. Dengan diketahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain semestinya dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Open source hanya sebatas itu. Artinya, tidak harus gratis. Kita bisa saja membuat perangkat lunak yang kita buka kode-sumber-nya, mempatenkan algoritmanya, medaftarkan hak cipta, dan tetap menjual perangkat lunak tersebut secara komersial (alias berbayar).
Macam – Macam Jenis Sistem Operasi Open source
Unix
Termasuk sistem operasi yang paling awal ada untuk komputer. Merupakan induk dari sistem operasi linux. Unix atau UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user.
MINIX
Minix adalah sebuah sistem operasi keturunan UNIX yang bersifat open-source, yang dibuat berdasarkan arsitektur microkernel. Kernel sistem operasi ini dibuat oleh seorang profesor di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda yang bernama Andrew Stuart Tanenbaum yang pada awalnya ditujukan untuk tujuan edukasional. Minix juga menjadi inspirasi bagi Linus Torvalds untuk membuat kernel Linux.


BSD (Berkeley Software Distribution)
Berkeley Software Distribution (BSD) pertama kali dibangun dan dikembangkan oleh Computer System Research Group (CSRG) di University of California at Berkeley (UCB),     BSD pertama kali keluar pada akhir 1977 sebagai paket tambahan dan patch dari AT&T UNIX versi 6, yang mana waktu itu beroperasi pada mesin PDP-11 minicomputer. BSD dibuat, dikembangkan, dan digunakan secara “Bebas” sebagai perlawanan terhadap lisensi UNIX yang dimiliki oleh AT&T dan oleh
karena itu BSD mempunyai lisensi tersendiri yang memungkinkan setiap orang bebas melakukan pengembangan, dan menggunakan kode sumber BSD. Pada tahun 1993, versi 4.4BSD dirilis sebagai sebuah Sistem Operasi yang utuh.
Sun Solaris
            Solaris adalah salah satu UNIX yang paling dikenal dunia. Solaris dibuat oleh Sun Microsystem. Solaris berjalah pada high−end hardware yang dapat mendukung puluhan processor, GB RAM, serta harddisk. Ia banyak digunakan sebagai platform oleh aplikasi enterprise, seperti Oracle. Solaris didesain untuk berjalan pada processor SPARC yang diproduksi oleh SUN. Karena SUN mengontrol sendiri hardware dan software, mereka dapat mengembangkan system dengan fitur2 menarik, seperti, hot-swappable RAM, mainboard, harddisk, CPU.


Syllable Desktop
Syllable adalah sebuah OS gratis dan open source yang dicabangkan dari AtheOS, tiruan AmigaOS pada tahun 2002, Syllable Desktop merupakan OS yg ringan dan cepat, cocok uuntuk home and small office users.
AROS Research Operating System
AROS adalah sebuah OS open source ringan yang didesain untuk tidak saja kompatibel dengan AmigaOS 3.1, tetapi juga lebih baik dari Amiga. Proyek ini dimulai pada tahun 1995 dan hari ini dapat dioperasikan di perangkat keras berbasis PowerPC dan IBM PC. AROS juga mengemas sebuah emulator yang dapat mengoperasikan aplikasi-aplikasi Amiga.
6. Jelaskan kegunaan perintah:
-          Gedit, GEDIT adalah editor teks resmi dari GNOMEdesktop environment.Gedit sendiri merupakan text editor defaultdi lingkungan desktop GNOME.
-          Mkdir, Membuat direktori baru, sama dengan perintahmd di DOS.
-          Cat, Menampilkan isi dari sebuah file di layar. {$ cat namafile}
-          Echo, Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata ataukalimat ke sebuah file. {Sintaks : echo “isi pesan” nama_file Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >>file1.txt}
-          Rm, Untuk menghapus file dan secara default rmtidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yangsecara rekursif dapat mengapus seluruh file.
-          Mv, Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yanglain.Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori makamv akan memindahkan file ke direktori tersebut.Bila kedua argumen berupa file maka nama filepertama akan menimpa file kedua.Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebihdari dua argumen kecuali argumen terakhir berupasebuah direktori.
-          Cd, Change Directory atau untuk berpindah direktoridan saya kira Anda tidak akan menemuikesulitan menggunakan perintah ini karena carapenggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
-          Clear, Digunakan untuk membersihkan layar {Sintaks : clear}