Tugas
Pendahuluan Modul 2:
1. Jelaskan
secara rinci proses booting pada sistem operasi?
2. Sebutkan
langkah – langkah secara jelas dalam menginstal Sistem Operasi Linux, dengan
menggunakan USB Flashdisk.
3. Sebutkan
macam – macam distro linux dan jelaskan perbedaannya?
4. Apa
yang anda ketahui tentang system operasi untuk handphone seperti antara lain
Android, Meego, Windows Mobile, dll. Sebutkan beberapa system operasi yang
umumnya digunakan oleh perangkat mobile/handphone(Handphone, PDA, smartphone,
tablet, PC, dll). Jelaskan kelebihan dan
kekurangan masing – masing (min 2).
5. Ada
2 macam sistem operasi, yaitu sistem operasi Open Source dan sistem operasi
Close Source. Jelaskan 2 macam sistem operasi tersebut dan beri contohnya!
6. Jelaskan
kegunaan perintah:
-
Gedit
-
Mkdir
-
Cat
-
Echo
-
Rm
-
Mv
-
Cd
-
Clear
Jawaban:
1. Jelaskan secara rinci proses booting pada sistem operasi?
1. Jelaskan secara rinci proses booting pada sistem operasi?
Ketika
komputer pertama kali dinyalakan, aliran listrik masuk, maka PSU(Power supply
melakukan self-test dan menentukan kelayakan tegangan serta arus listrik dalam
motherboard.
Jika berhasil baik maka suatu signal tertentu akan dikiirimkan
kebagian chip-chip yang ada termasuk ke rangkaian elektronik lainnya yang
saling berhubungan satu sama lain, termasuk ke motherboard. Chip timer menerima
signal tersebut dan menghentikan pengiriman singnal reset ke mikroprosesor.
Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang
dapat dieksekusi oleh prosesor. Karena itu, Mikroprosesor mulai
menjalankan programROM BIOS mulai dari alamat memori FFFF:0000. Pada
alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi JUMP untuk melompat ke
program ROM BIOS yang sebenarnya.
Setelah itu ROM BIOS menjalankan proses "Power On Self
Test" (POST), yakni memeriksa seluruh hardware yang terhubung
dengan motherboard apakah sudah siap untuk menjalankan tugas
masing-masing atau ada yang mengalami kegagalan.
Komponen yang pertama kali dicek adalah display adapter (yang mempunyai
built in test routine sendiri). Pada tahap ini kita bisa melihat layar monitor
hanya menampilkan informasi Display Adapter. Selain itu pada saat booting bios
juga akan melakukan cek terhadap validitas kinerja peripheral, mulai dari
Motherboard, Processor, RAM, VGA, Sound Card, Hard Disk, Floppy Disk,
CD/DVDR/RW, Keyboard, Mouse, Monitor, dan accecories lainnya. Berikut perincian
kerja Bios.
· BIOS
ROOM. “BIOS ROM akan mengeluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek
dan dilihat oleh Processor untuk tahap
selanjutnya
· BIOS pada
VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
· BIOS utama
akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
· Start
Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
· Memory BIOS.
“BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
· Hardware BIOS.
“BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan
komputer.”
· PnP
(Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware
atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll)
secara otomatis.”
· BIOS Screen
Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
· BOOT
Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur
pada boot sequence.”
· BOOT Record.
“Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot
device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive,
Floppy, atau CD Drive.”
· Operating
System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada
drive.”
· Error.
“Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan
berhenti.
Jika ketika
proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan
kode POSTerror seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses
akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
KODE BEEP AWARD
BIOS
|
NO
|
Gejala
|
Diagnosa pesan/peringatan kesalahan
|
|
1.
|
1 beep
pendek
|
komputer
dalam keadaan baik
|
|
2.
|
1 beep panjang
|
kerusakan
di memory
|
|
3.
|
1 beep
panjang 2 beep pendek
|
Kerusakan
di DRAM parity
|
|
4
.
|
1 beep
panjang 3 beep pendek
|
Kerusakan
di bagian VGA
|
|
5.
|
Beep terus menerus
|
Kerusakan
di modul memory atau memory vidio
|
KODE BEEP AMI BIOS
|
NO
|
Gejala
|
Diagnose pesan/peringatan kesalahan
|
|
1.
|
1 beep
pendek
|
DRAM gagal merefresh
|
|
2.
|
2 beep
pendek
|
Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM parity (system memory)
|
|
3.
|
3 beep
pendek
|
BIOS gagal mengakses memory 64 kb pertama
|
|
4.
|
4 beep
pendek
|
Timer pada
system gagal bekerja
|
|
5.
|
5 beep
pendek
|
Motherboard
tidak dapat menjalankan prosesor
|
|
6.
|
6 beep
pendek
|
Controller
pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
|
|
7.
|
7 beep
pendek
|
Video mode
error
|
|
8.
|
8 beep
pendek
|
Tes memory
VGA gagal
|
|
9.
|
9 beep
pendek
|
Check sum error ROM BIOS bermasalah
|
|
10.
|
10 beep
pendek
|
CMOS
shutdown read/write mengalami error
|
|
11.
|
11 beep
pendek
|
Ceche
memory error
|
|
12.
|
1 beep
panjang 3 beep pendek
|
Conventional/Extended
memory rusak
|
|
13.
|
1 beep
panjang 8 beep pendek
|
Tes tampilan gambar gagal
|
KODE BEEP IBM BIOS
|
NO
|
Gejala
|
Diagnose pesan/peringatan kesalahan
|
|
1.
|
Tidak ada beep
|
Catu daya rusak, card menitor/RAM tidak terpasang
|
|
2.
|
1 beep
pendek
|
Normal POST
dan komputer dalam keadaan baik
|
|
3.
|
Beep terus menerus
|
Catu daya rusak, card menitor/RAM tidak terpasang, prosesor bermasalah
|
|
4.
|
Beep
pendekberulang-ulang
|
Catu daya rusak, card menitor/RAM tidak terpasang
|
|
5.
|
1 beep
panjang 1 beep pendek
|
Masalah pada motherboard
|
|
6.
|
1 beep
panjang 2 beep pendek
|
Masalah bagian VGA (mo no)
|
|
7.
|
1 beep
panjang 3 beep pendek
|
Masalah bagian VGA (EGA)
|
|
8.
|
3 beep
panjang
|
Keyboard
error
|
|
9.
|
1 beep,
blank monitor
|
VGA card
sirkuit bersalah
|
ROM
BIOS mencari program ROM untuk video adapter yang ada pada
setiap video card terpasang mulai alamat C000:0000 sampai C800:0000. Jika ditemukan
maka akan dilakukan test checksum dan jika test ini berhasil maka program video
ROM dieksekusi dan kursir akan muncul di layar. Kesalahan test checksum akan
muncul berupa pesan :
C000 ROM Error.
C000 ROM Error.
Jika ROM BIOS
tidak menemukan program video ROM maka akan digunakan program video ROM yang
ada di dalam motherboard dan kursor pun akan muncul di layar.
ROM BIOS akan
memeriksa, melakukan test checksum dan mengeksekusi semua program ROM lainnya
mulai alamat memori C800:0000 sampai dengan DF80:0000. Setiap kesalahan pada
test checksum diindikasikan berupa pesan :
xxx ROM Error.
xxx ROM Error.
Setelah selesai
menjalankan built in routine display adapter, BIOS kembali
menjalankan POST routine dan kita bisa melihat tampilan
utama POST di layar monitor.POST melakukan pengetesan terhadap
Processor dan menampilkan informasi processor ke layar monitor. Setelah
pengecekan Processor selesai, kita bisa masuk ke menu BIOSbiasanya dengan
menekan tombol DEL atau F2 untuk melakukan beberapa setingan yang diperlukan.
jika kita tidak masuk ke menu BIOS, maka proses booting akan berlanjut.
Berikut dibawah
tampilan menu setting an Bios dan sedikit penjelasan mengenai beberapa
kegunaan/fungsi dari menu utama pada setting bios.
Setting Bios
Cara seting atau
konfigurasi BIOS ini berbeda-beda tergantung dari vendor pembuatnya.
Berikut menu-menu pada BIOS yang umum kita temui yaitu Phoenix
Award BIOS. Menu utama pada BIOS ini adalah :
1. Standard
CMOS Features, untuk seting tanggal dan melihat hardisk yang terdeteksi, dll.
2. Advanced BIOS Features,
pengaturan boot device priority (pilihan device untuk pertama booting) dapat
diset disini.
3. Advanced
Chipset Features.
4. Integrated
Peripherals.
5. Power
Management Setup.
6. PnP/PCI
Configuration.
7. PC
Health Status, kita bisa cek temperatur dan tegangan dari
Power Suplly disini.
8. Load
Fail-Safe Defaults (Load Factory Setting), pilih menu ini untuk mengembalikan
seluruh setingan ke mode asalnya (default).
9. Load
Optimized Defaults.
10. Set Supervisor
Password.
11. Set User Password.
12. Save & Exit
Setup.
13. Exit Without Saving.
BIOS melakukan
pengecekan terhadap koneksi hardware seperti .memori yang terinstall, hard
disk, CD Drive dan Floppy Drive.
Jika koneksi
tidak sesuai dengan setingan yang terdapat pada BIOS, maka proses booting
akan berhenti dan kita harus kembali masuk ke menu BIOS untuk
membetulkannya. Ketika semua proses diatas sudah terlewati dengan baik,
maka BIOSakan menampilkan ringkasan hardware yang terdeteksi ke layar.
BIOS kemudian
memanggil "BIOS Operating System Bootstrap Interrupt " yang akan
menemukan "bootable disk" dengan mencoba me-load setiap disk
yang dikonfigurasi sebagai "bootable disk" pada settingan BIOS.
Setelah BIOS menemukan
"bootable disk", kemudian me-load program yang terdapat pada
"Master Boot Record (MBR)" dari disk ke dalam memori komputer.
Misalkan MBR tersebut terdapat pada partisi yang terinstall sistem operasi
windows XP, maka proses kemudian akan berpindah dari proses "Start up
Computer" ke proses "Start Up Windows XP".
2. Sebutkan langkah – langkah secara jelas dalam menginstal Sistem Operasi
Linux, dengan menggunakan USB Flashdisk.
Dalam Penjelasan ini, kami menggunakan
Linux Mint 12 atau bisa disebut LISA.
Spesifikasi
Minimal untuk Linux Mint 12
·
Prosessor x86, Lisa 64 bit membutuhkan processor 64
bit, namun Lisa 32 bit mampu berkerja pada prosessor 32 dan 64 bit
·
CD/DVD drive atau USB port
·
Kartu Grafik (VGA) dengan minimal resolusi 800 × 600
pixel
·
Ruang Harddisk kosong 5 GB
·
Memori (RAM) minimal 512 MB (disarankan 1 GB).
Adapun cara instal linux mint 12 melalui flashdisk,
yaitu:
Persiapan
Instalasi Linux Mint 12 Via Flashdisk
·
Flashdisk minimal 1 GB
·
Installer Linux Mint 12 yang berextensi .ISO (link
download ada diakhir artikel, pilih salah satu yang paling sesuai dengan anda)
·
Aplikasi Universal USB Booting
Pembuatan
Booting Flashdisk Pada Instalasi Linux Mint 12 Via Flashdisk
·
Tancapkan Flashdisk ke Laptop/PC
·
Buka dan jalankan aplikasi Universal USB Booting yang
telah Anda download dan klik "Agree"
·
Pilih Linux Mint 12 pada pilihan Distro Linux, lalu
browse Letak .iso file Linux Mint 12 yang telah Anda download
·
Pilih letak
flashdisk, centang pada kotak "We Will Format X \ Drive as Fat32". Pastikan semua data yang ada pada
flasdisk telah Anda Amankan dulu.Jika Semuanya udah mantap, klik "Create"
·
Pilih “YES”
·
Proses Booting berjalan, tunggu sampai selesai.
Sampai di sini proses pembuatan booting
flasdisk sudah selesai, lanjutkan ke tahap instalasi Linux Mint 12.
Tahapan Instalasi Linux Mint 12 Via Flashdisk
·
Restart komputer dan masuk ke BIOS untuk mengatur
first boot pada Flashdisk
·
Ikuti langkah instalasi Linux Mint 12 sesuai intruksi
yang diberikan (jangan kuatir karena Anda bisa memilih menu Bahasa Indonesia)
·
Selesai.
3. Sebutkan macam – macam distro linux dan jelaskan
perbedaannya?
Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan si pembuat distro.
Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan si pembuat distro.
Distro Linux
berbeda untuk kebutuhan yang berbeda. Dibawah ini merupakan beberapa distro
Linux, diantaranya :
1. Lycoris
Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah "dollar US".
2. Xandros
Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial.
Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut:
- Lima langkah instalasi grafis yang mudah
- Manajemen partisi terintegrasi
- Tampilan yang familiar
- Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros
- Kompatibilitas dengan file format Microsoft
3. Lindows
Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.
4. Linare
Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.
5. Debian/GNU Linux
Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka.
6. Linux-Mandrake
Linux-Mandrake adalah salah satu distro turunan dari Red Hat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dan aplikasi 'pre-configured' dan didukung banyak bahasa di seluruh dunia. Distro ini dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan platform pada server. Optimasi untuk prosesor kelas Pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platform tersebut.
7. Red Hat Linux
Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan, sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang mendukung distro ini secara luas.
8. Slackware
Distronya Patrick Volkerding yang terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya UNIX, sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman. Hari ini dengan bangga merilis generasi barunya Slackware versi 11 diantara gelombang peluncuran distro-distro besar lainnya seperti Mandriva 2007 dan tidak lama lagi Fedora 6.
9. Turbo Linux
Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang diminati oleh perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia. Produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi ini dimanfaatkan untuk pasarworkstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business).
10. Knoppix
Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.
1. Lycoris
Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah "dollar US".
2. Xandros
Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial.
Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut:
- Lima langkah instalasi grafis yang mudah
- Manajemen partisi terintegrasi
- Tampilan yang familiar
- Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros
- Kompatibilitas dengan file format Microsoft
3. Lindows
Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.
4. Linare
Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.
5. Debian/GNU Linux
Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka.
6. Linux-Mandrake
Linux-Mandrake adalah salah satu distro turunan dari Red Hat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dan aplikasi 'pre-configured' dan didukung banyak bahasa di seluruh dunia. Distro ini dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan platform pada server. Optimasi untuk prosesor kelas Pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platform tersebut.
7. Red Hat Linux
Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan, sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang mendukung distro ini secara luas.
8. Slackware
Distronya Patrick Volkerding yang terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya UNIX, sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman. Hari ini dengan bangga merilis generasi barunya Slackware versi 11 diantara gelombang peluncuran distro-distro besar lainnya seperti Mandriva 2007 dan tidak lama lagi Fedora 6.
9. Turbo Linux
Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang diminati oleh perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia. Produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi ini dimanfaatkan untuk pasarworkstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business).
10. Knoppix
Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.
4. Apa yang anda
ketahui tentang system operasi untuk handphone seperti antara lain Android,
Meego, Windows Mobile, dll. Sebutkan beberapa system operasi yang umumnya
digunakan oleh perangkat mobile/handphone(Handphone, PDA, smartphone,
tablet, PC, dll). Jelaskan kelebihan dan
kekurangan masing – masing (min 2).
Seperti halnya
system operasi pada komputer, Sistem operasi ponsel adalah software utama yang
melakukan menejemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta
menejemen dan mengotrol software-software lain sehingga software-software lain
tersebut dapat bekerja. Dahulu kala, sistem operasi untuk
handphone masih cukup sederhana, tanpa memiliki GUI (Graphical User Interface),
alias masih berupa tampilan dot matrik. Namun sekarang sudah berkembang sistem
operasi yang lebih modern dengan mengusung teknologi layar sentuh.
Beberapa macam mobile OS, sebagai berikut:
1.
Windows Mobile
+ Live Tiles
(Fitur yang bisa menghadirkan segala informasi di halaman awal)
+Office Hub
(software office seperti word)
+Xbox Live
+MarketPlace
Hub (Layaknya AppStore)
+Search &
Maps featuring Bing
+Email
Featuring Outlook
+Find My Phone
-No
Bluetooth file transfer
-No
Flash or Silverlight
-No USB Mass Storage
-No Video Calls
-No Custom Ringtones
-No MultiTasking
-No Copy Paste
-No DivX/XviD
-No Intgernet tethering
2.
iOs
+Desain
(Elegan, Keren, Layar Sentuh, Layar relatif besar)
+Kapasitas
Penyimpanan Internal besar (16 atau 32 GB)
+Kamera bisa
autoFocus
+Kualitas
video record bagus (30Fps)
+Multimedia,
dan Hiburan yang nyaris sempurna
+App Store
-Baterai Boros
-Close Source
-No Bluetooth
Transfer
-No
Multitasking
3.
Android
+Android
bersifat terbuka (Open Source)
+Akses mudah
ke App Market
+Sistem
Operasi merakyat
+Mudah dalam
hal notifikasi
+Mendukung
semua layanan Google (Karena memang salah satu produk Google)
+Instal ROM
modifikasi
-Terhubung
dengan internet
-Perusahaan
terkadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Andorid milik anda
-Android
Market kurang kontrol dari pengelola
-Kadang sering
terdapat iklan
-Boros Baterai
4.
Blackberry
+System full
backup/recover
+Fungsi
Autotext
+Fungsi search
sangant powerfull
+Profile pada
Blackberry sangat flexible
+Feature Speed
dial
-Boros Baterai
5. Ada 2 macam sistem operasi, yaitu
sistem operasi Open Source dan sistem operasi Close Source. Jelaskan 2 macam
sistem operasi tersebut dan beri contohnya!
Konsep Open
Source Software pada intinya adalah dapat/diizinkan membuka kode sumber (source
code) dari sebuah perangkat lunak. Konsep ini terasa aneh pada awalnya
dikarenakan kode sumber merupakan kunci dari sebuah perangkat lunak. Dengan
diketahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain semestinya dapat
membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Open source hanya sebatas itu.
Artinya, tidak harus gratis. Kita bisa saja membuat perangkat lunak yang kita
buka kode-sumber-nya, mempatenkan algoritmanya, medaftarkan hak cipta, dan
tetap menjual perangkat lunak tersebut secara komersial (alias berbayar).
Macam – Macam Jenis Sistem Operasi Open
source
Unix
Termasuk sistem operasi yang paling awal ada untuk komputer.
Merupakan induk dari sistem operasi linux. Unix atau UNIX
adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965
yang dilakukan American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric
(GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari
Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research
Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem
operasi
yang portable, multi-tasking dan multi-user.
MINIX
Minix adalah sebuah sistem operasi
keturunan UNIX yang bersifat open-source, yang dibuat berdasarkan arsitektur
microkernel. Kernel sistem operasi ini dibuat oleh seorang profesor di Vrije
Universiteit Amsterdam, Belanda yang bernama Andrew Stuart Tanenbaum yang pada
awalnya ditujukan untuk tujuan edukasional. Minix juga menjadi inspirasi bagi
Linus Torvalds untuk membuat kernel Linux.
BSD (Berkeley Software Distribution)
Berkeley Software Distribution (BSD) pertama kali dibangun dan
dikembangkan oleh Computer System Research Group (CSRG) di University of
California at Berkeley (UCB), BSD pertama kali keluar
pada akhir 1977 sebagai paket tambahan dan patch dari AT&T UNIX versi 6,
yang mana waktu itu beroperasi pada mesin PDP-11 minicomputer. BSD dibuat,
dikembangkan, dan digunakan secara “Bebas” sebagai perlawanan terhadap lisensi
UNIX yang dimiliki oleh AT&T dan oleh
karena itu BSD mempunyai lisensi tersendiri yang memungkinkan
setiap orang bebas melakukan pengembangan, dan menggunakan kode sumber BSD.
Pada tahun 1993, versi 4.4BSD dirilis sebagai sebuah Sistem Operasi yang utuh.
Sun Solaris
Solaris adalah
salah satu UNIX yang paling dikenal dunia. Solaris dibuat oleh Sun Microsystem.
Solaris berjalah pada high−end hardware yang dapat mendukung puluhan processor,
GB RAM, serta harddisk. Ia banyak digunakan sebagai platform oleh aplikasi
enterprise, seperti Oracle. Solaris didesain untuk berjalan pada processor
SPARC yang diproduksi oleh SUN. Karena SUN mengontrol sendiri hardware dan
software, mereka dapat mengembangkan system dengan fitur2 menarik, seperti,
hot-swappable RAM, mainboard, harddisk, CPU.
Syllable
Desktop
Syllable adalah sebuah OS gratis dan open source yang dicabangkan
dari AtheOS, tiruan AmigaOS pada tahun 2002, Syllable Desktop merupakan OS yg
ringan dan cepat, cocok uuntuk home and small office users.
AROS Research
Operating System
AROS adalah sebuah OS open source ringan yang didesain untuk tidak saja
kompatibel dengan AmigaOS 3.1, tetapi juga lebih baik dari Amiga. Proyek ini
dimulai pada tahun 1995 dan hari ini dapat dioperasikan di perangkat keras
berbasis PowerPC dan IBM PC. AROS juga mengemas sebuah emulator yang dapat
mengoperasikan aplikasi-aplikasi Amiga.
6. Jelaskan kegunaan perintah:
-
Gedit, GEDIT adalah editor teks resmi dari
GNOMEdesktop environment.Gedit sendiri merupakan text editor defaultdi
lingkungan desktop GNOME.
-
Mkdir, Membuat direktori baru, sama dengan
perintahmd di DOS.
-
Cat, Menampilkan isi dari sebuah file di layar.
{$ cat namafile}
-
Echo, Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata
ataukalimat ke sebuah file. {Sintaks : echo “isi pesan” nama_file Contoh : echo
“Hai ini adalah contoh pesan” >>file1.txt}
-
Rm, Untuk menghapus file dan secara default
rmtidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama
dengan option -r yangsecara rekursif dapat mengapus seluruh file.
-
Mv, Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke
lokasi yanglain.Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori makamv akan
memindahkan file ke direktori tersebut.Bila kedua argumen berupa file maka nama
filepertama akan menimpa file kedua.Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan
lebihdari dua argumen kecuali argumen terakhir berupasebuah direktori.
-
Cd, Change Directory atau untuk berpindah
direktoridan saya kira Anda tidak akan menemuikesulitan menggunakan perintah
ini karena carapenggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
-
Clear, Digunakan untuk membersihkan layar
{Sintaks : clear}