Senin, 19 Mei 2014

Tugas Pendahuluan Dasar Komputer Modul 1

Tugas Pendahuluan Modul 1 :
1.      Apa yang anda ketahui tentang POST dan informasi apakah yang bisa kita peroleh melalui suara “beep” pada POST ( Power On Self Test ) BIOS, sebutkan diagnosa pesan/ peringatan kesalahan POST yang ditunjukkan dengan kode beep ?
2.      Apa yang anda ketahu tentang peripheral device. Sebutkan bebrapa peripheral device yang umum digunakan saat ini, sebutkan fungsi dan jenis - jenisnya ! ( min. 8 )
3.      Jelaskan secara rinci BIOS menurut yang anda ketahui, apa saja komponen yang diatur oleh BIOS ?

Jawaban :
1.      Power On Self Test ( POST ) merupakan istilah pada proses boot baik itu komputer, router, ataupun printer. POST merupakan langkah pertama dari proses yang disebut IPL (Initial Program Load), Booting, Atau Bootstrapping. Post berfungsi untuk melakukan pengujian terhadap kesehatan sistem komputer, apakah komponen berjalan dengan benar sebelum BIOS  memulai sistem operasi.
Diagnosa Pesan / peringatan kesalahan POST dengan kode beep dari macam-macam BIOS :

KODE BEEP AWARD BIOS
NO
Gejala
Diagnosapesan/peringatankesalahan
1.
1 beep pendek
Computer dalamkeadaanbaik
2.
1 beep panjang
kerusakan di memory
3.
1 beep panjang 2 beep pendek
Kerusakan di DRAM parity
4 .
1 beep panjang 3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA
5.
Beep terusmenerus
Kerusakan di modul memory atau memory vidio

KODE BEEP AMI BIOS
NO
Gejala
Diagnose pesan/peringatankesalahan
1.
1 beep pendek
DRAM gagalmerefresh
2.
2 beep pendek
Sirkuitgagalmengecekkeseimbangan DRAM parity (system memory)
3.
3 beep pendek
BIOS gagalmengakses memory 64 kb pertama
4.
4 beep pendek
Timer pada system gagalbekerja
5.
5 beep pendek
Motherboard tidakdapatmenjalankanprosesor
6.
6 beep pendek
Controller pada keyboard tidakdapatberjalandenganbaik
7.
7 beep pendek
Video mode error
8.
8 beep pendek
Tes memory VGA gagal
9.
9 beep pendek
Checksum error ROM BIOS bermasalah
10.
10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami error
11.
11 beep pendek
Ceche memory error
12.
1 beep panjang 3 beep pendek
Conventional/Extended memory rusak
13.
1 beep panjang 8 beep pendek
Testampilangambargagal

KODE BEEP IBM BIOS
NO
Gejala
Diagnose pesan/peringatankesalahan
1.
Tidakada beep
Catudayarusak, card menitor/RAM tidakterpasang
2.
1 beep pendek
Normal POST dan computer dalamkeadaanbaik
3.
Beep terusmenerus
Catudayarusak, card menitor/RAM tidakterpasang, prosesorbermasalah
4.
Beep pendekberulang-ulang
Catudayarusak, card menitor/RAM tidakterpasang
5.
1 beep panjang 1 beep pendek
Masalahpada motherboard
6.
1 beep panjang 2 beep pendek
Masalahbagian VGA (mo no)
7.
1 beep panjang 3 beep pendek
Masalahbagian VGA (EGA)
8.
3 beep panjang
Keyboard error
9.
1 beep, blank monitor
VGA card sirkuitbersalah

2.      Peripheral device merupakan perangkat-perangkat tambahan pada komputer. Tanpa komponen peripheral device sebenarnya sebuah komputer sudah bisa difungsikan, akan tetapi dengan adanya perangkat tambahan, maka sebuah komputer akan semakin optimal. Ada dua jenis Peripheral device yaitu Input Device dan Output device.
Input Device adalah device yang berfungsi sebagai masukan data dari Input device menuju CPU dan akan ditampilkan di output device. Jenis- jenis Input device adalah :
1.      Keyboard
·         Berdasarkan tombol ketiknya, keyboard digunakan untuk mengetik atau menginput data.
·         Berdasarkan tombol kontrolnya, keyboard digunakan untuk menjalankan perintah – perintah khusus pada sistem operasi, contohnya adalah Ctrl+C digunakan untuk meng-copy.
·         Berdasarkan tombol fungsinya, keyboard digunakan untuk menjalankan fungsi – fungsi pada perangkat lunaknya, seperti contohnya kita menekan F2, digunakan untuk mematikan layar, begitu juga F1 s/d F12.
2.      Scanner
Perangkat external ini digunakan untuk memindai data, gambar, foto, document, untuk menjadikannya dalam bentuk file di komputer.
3.      Mouse
Perangkat ini digunakan untuk menjalankan pointer di layar monitor.
4.      Mic
Perangkat external ini digunakan untuk mengambil audio dan memasukan kedalam komputer dalam bentuk suara pula. Biasanya digunakan untuk recording.
5.      Kamera
Perangkat ini digunakan untuk mengambil gambar ataupun video.
6.      Interface
Berfungsi sebagai penghubung dua alat atau sistem.

7.      Digitizer

·         Mengubah data analog menjadi data digital
·         Mengubah format ASCII dengan gnuplot
8.      Joystick
·         Untuk mengontrol permainan video
·         Joystick juga banyak diimplementasikan pada mesin-mesin seperti pada kursiroda bermotor dan truk.

Dan Output device adalah device yang berfungsi sebagai keluaran dari data atau karakter yang telah kita masukkan melalui Input device dan telah diproses di CPU. Jenis – jenis Output device adalah :
1.      Speaker
Perangkat ini digunakan untuk mengeluarkan hasil audio.
2.      Monitor
Perangkat ini berfungsi sebagai interface kepada brainware, generasi sekarang telah mengenal GUI
3.      TV LED
Perangkat ini berfungsi sebagai interface kepada brainware, generasi sekarang telah mengenal GUI
4.      Printer
Untuk mencetak data yang ingin dicetak/ menampilkan data dalam bentuk fisik. Terdapat Jenis Inkjet Printer, Dot Matrix Printer, Laserjet Printer, dll.
5.      Plotter
Fungsinya tidak jauh berbeda dengan printer, untuk mencetak data dalam bentuk fisik. Terdapat Jenis Daisy Wheel Printer, Inkjet Plotter, dll.
6.      Interface Lain
Berfungsi menghubungkan dua sistem.
7.      LCD Proyektor
Untuk menampilkan interface yang lebih besar, biasa digunakan dalam presentasi. Terdapat 2 jenis yaitu Proyektor Elektronik (Proj. Digitar, Proj. LCD, dll ) dan Proyektor Transparansi(Proj. OHP, Proj. Slide, dll).
8.      Mesin Kasir
Fungsinya sama seperti printer, tetapi digunakan dalam lingkup administrasi dalam jual beli dalam toko.

3.      BIOS digunakan untuk mengatur komponen isi secara software atau istilah lainnya disebut jumper less yang terintegrasi denagn motherboard.
Berikut ini adalah komponen yang dapat di set melalui BIOS:
1. Hardisk
2. CD-Rom
3.Floppy Disk
4.RAM
5.Processor
6.Lan card (on board0
7. Sound card (on board0
8. VGA card (on board)
            Untuk mengatur komponen atau mengkonfigurasi komponen menu-menu pokok yang harus diperhatikan :
1. Main
2. Advance
3.Power
4.Boot
5.Tool
6. Exit
Hardisk & CD-Rom
            Untuk komponen hardisk dalam BIOS hanya mengatur aktif tidaknya sebuah hardisk. Untuk komponen CD-Rom pada BIOS hanya mengatur aktif atau tidaknya sebuah CD-Rom
Floppy Disk
            Untuk mengatur Floppy disk dapat diatur dalam menu “Main” dan umumnya bernama legacy diskette A, dalamopsi drive A dapatdipilih 1.44Mb, 3.5″, 720Kb, 3.5″, 2.88Mb, 3.5-”, 360Kb, 5.24″, 720Kb, 5.25″ dan none. Opsi “none” digunakanuntukmenonaktifkan floppy disk, jika komputer anda tidak terdapat floppy disk pilih opsi “none” untuk menonaktifkan-nya.
Prosessor
            Untuk Prosessor tidak semuanya dapat diatur, hanya prosessor tertentu saja yang dapat diatur lewat BIOS.Untuk melakukan setting lewat BIOS anda masuk menu advance. Menu untuk setting prosessor lewat BIOS adalah:
1. CPU Speed >>kecepatan CPU yang dapat ditentukan secara manual maupun otomatis
2. CPU/PCI Frequency
3.CPU/ Memory Frequency Ratio >>untuk melakukan overclocking jika
pada CPU speed dipilih manual.
RAM
            Yang hanya dapat diatur dalam RAM adalah bagian clock latency-nya.Tetapi tidak semua RAM dapat diatur secara manual.Untuk pengaturan dapat diatur pada menu advance.
LAN & Sound Card (Onboard)
            Untuk kedua komponen ini dalam melakukan konfigurasi pada BIOS terletak pada menu yang sama, sedangkan untuk mengaktifkannya pilih “enable” dan menonaktifkan cukup memilih “disable”, sedangkan untuk mendeteksi secara otomatis pilih “auto”
VGA Onboard
            Untuk mengatur VGA Onboard yang perlu diperhatikan adalah besar kecilnya share memory.Maksud dari share memory, memory yang digunakan oleh VGA sebagai buffer diambildari RAM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar