1.
A. siapkan hal-hal yang diperlukan untuk melakukan
instalasi Ubuntu via flashdisk :
- Komputer dengan sistem operasi Windows.
- File Sistem Operasi Ubuntu 12.10 Desktop yang berkestensi .iso. Jangan lupa untuk menyesuaikan dengan sistem komputer yang akan di install, 32-bit atau 64-bit.
- Software untuk meng-inject Ubuntu 12.10 Desktop ke flashdisk, pada posting ini saya menggunakan Universal USB Installer .
- Sebuah Flashdisk minimal 1GB, kerena file Ubuntu 12.10 Desktop berukuran sekitar 700MB.
·
Nyalakan komputer, kemudian jalankan software
universal-usb-installer yang telah di download.
B. Kemudian pilih 'I Agree' untuk
melanjutkan proses instalasi.
C.Pilih Sistem Operasi yang akan
di-inject ke flashdisk, pilih Ubuntu 12.10 Desktop.
D. Kemudian klik 'Browse',
kemudian cari dimana file ubuntu .iso anda disimpan. Pada posting saya
menyimpan ubuntu .iso di folder Downloads.
E. Kemudian pilih drive mana yang akan
digunakan, disini flashdisk yang saya gunakan ada pada LetterG:\.
Centang tulisan 'We will format G:\Drive as Fat32', pastikan
flashdisk tidak berisi file penting.
F. Kemudian klik 'Create',
akan muncul layar peringatan, klik 'Yes' dan proses
inject ke flashdisk akan di mulai.
G. Setelah proses inject ke flashdisk
selesai maka akan muncul tampilan seperti berikut. Kemudian klik'Close'.
H. Flashdisk anda sudah siap digunakan
untuk melakukan instalasi Ubuntu 12.10.
2.
Untuk mengedit settingan
IP di Ubuntu kita bisa menggunakan 2 cara, yaitu dari command line (Terminal),
dan setting dari Network Manager (GUI).
Melalui command line
Inilah cara yang paling mudah dan cepat. Anda hanya perlu mengedit
file /etc/network/interfaces dan
mengisinya dengan settingan Anda. Caranya seperti ini:
- Buka Terminal, jalankan perintah berikut:
|
sudonano/etc/network/interfaces
|
- Saat jendela editor nano terbuka, akan tampil seperti ini (default):

- Misalnya Anda mempunyai koneksi eth0 yang terhubung, dan ingin memberi IP address baru seperti ini:
IP: 192.168.1.120
Subnet mask / Netmask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.1.254
Subnet mask / Netmask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.1.254
yang perlu Anda lakukan adalah menambahkan baris berikut ini:
|
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.120
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.254
|
Catatan:
Anda bisa mengetiknya langsung pada editor nano atau dengan mengcopy-nya langsung (Ctrl-Shift-V untuk paste ke Terminal).
Anda bisa mengetiknya langsung pada editor nano atau dengan mengcopy-nya langsung (Ctrl-Shift-V untuk paste ke Terminal).
Hasilnya akan seperti ini:


- Save, cara tekan Ctrl-X dan Y.
Selanjutnya
kita masih harus mengedit DNS Server, kita perlu mengedit /etc/resolv.conf:
- Buka Terminal, jalankan perintah ini:
|
sudonano/etc/resolv.conf
|
- Masukkan DNS, misalnya anda ingin menggunakan DNS dari Google (8.8.8.8), masukkan dengan format seperti ini:
nameserver 8.8.8.8
Hasilnya akan seperti ini:

Catatan:
Caya menggunakan DNS Google hanya sebagai contoh, atau alternatif dari dns yang ditentukan oleh ISP.
Caya menggunakan DNS Google hanya sebagai contoh, atau alternatif dari dns yang ditentukan oleh ISP.
Setelah semua settingan diatas di isi, kita harus
membuat agar sistem membaca atau mengenali settingan yang kita buat, jalankan
perintah ini pada Terminal:
|
sudo/etc/init.d/networking restart
|
Melalui NetworkManager (GUI)
Ini adalah cara yang paling banyak disukai orang
karena tidak perlu mengetik di Terminal, tapi membutuhkan proses yang sedikit
lebih panjang.
- Klik-kanan pada ikon Network Manager (ditunjukkan dengan ikon jaringan), lalu pilih Edit Connections.

- Pada tab Wired (koneksi kabel), klik pada tombol Add untuk menambah settingan baru.

- Masuk ke tab IPv4 Settings dan isi settingannya:

- Setelah semua settingan sudah diisi, klik tombol Apply untuk menerapkan settingan.
- Klik pada Network Manager dan pilih settingan yang baru saja dibuat.


Anda sudah berhasil !!!
3.
cara-cara
nya:
pertama anda masuk pada menu Aplications>Accessories>terminal
kemudian masukan perintah seperti di bawah ini:

pertama anda masuk pada menu Aplications>Accessories>terminal
kemudian masukan perintah seperti di bawah ini:

setelah
masukan perintah su - maka akan keluar perintah masukan pasword root anda,setelah
itu masukan pasword anda dan anda akan masuk pada root setelah itu anda bisa
melakukan cara seperti di atas.
contoh:adduser(user)
dan lakukan perintahnya selanjutnya...
setelah sukses masukkan perintah pico /etc/group untuk melihat daftar user yang telah di buat.
tampilannya akan seperti ini:
atas

contoh:adduser(user)
dan lakukan perintahnya selanjutnya...
setelah sukses masukkan perintah pico /etc/group untuk melihat daftar user yang telah di buat.
tampilannya akan seperti ini:
atas

setelah
terlihat bagian bawah telah terisi nama user yang telah di tambah...
selanjutnya anda bisa menggantikan admin,root,lpadmin anda dengan nama user yang anda pilih atau telah buat.
setelah itu masukan perintah pico /etc/pam.d/su
maka akan tampil seperti di bawah ini:

dengan menghapuskan tanda # di bagian auth required pam_wheel.so deny group=nosu
selanjutnya anda bisa menggantikan admin,root,lpadmin anda dengan nama user yang anda pilih atau telah buat.
setelah itu masukan perintah pico /etc/pam.d/su
maka akan tampil seperti di bawah ini:

dengan menghapuskan tanda # di bagian auth required pam_wheel.so deny group=nosu








Tidak ada komentar:
Posting Komentar