Sabtu, 24 Mei 2014

Tugas Praktikum Modul 1



1.       Kenali dan pahami perangkat keras (hardware) yang ada dan identifikasi bagian – bagian perangkat keras tersebut.
Perangkat Keras atau Hardware pada komputer terbagi atas 3 bagian, yaitu Input Device, Output Device dan Storage Device, dimana Input Device berfungsi sebagai bagian untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer dan Output Device adalah Perangkat yang berfungsi sebagai “Penampil” dari hasi perintah yang dimasukan melalui Input Device dan Storage Device adalah media penyimpanan.
Input Device, Perangkat yang berfungsi sebagai perangkat masukan sebuah intruksi yang akan diproses oleh CPU( central Prosessing Unit ). Adapun perangkat input device terdiri dari :
·         Mouse, Menggerakan Pointer
·         Keyboard, Memasukan data ataupun perintah – perintah khusus.
·         Scanner, Perangkat yang digunakan untuk melakukan scanning dari suatu gambar yang hasil dari proses ini akan disimpan pada komputer sehingga dapat diolah lebih lanjut sesuai dengan keinginan. Alat ini sangat berguna pada proses design yang memerlukan banyak gambar untuk kemudian diolah untuk keperluan design
·         Dan lain sebagainya.
Output Device, Perangkat yang berfungsi sebagai perangkat keluaran dari hasil  sebuah intruksi yang telah diproses oleh CPU ( central Prosessing Unit ).  Adapun perangkat output device terdiri dari :
·         Printer, Perangkat yang berfungsi untuk mencetak hasil editing ke lembar kertas
·         Speaker, Perangkat yang berfungsi untuk memberikan efek suara atau sound.
·         Projector, Perangkat yang berfungsi untuk menanmpilkan hasil pengolahan  data pada layer lebar / screen.
·         Dan Lain Sebagainya.
Storage Device, Perangkat yang berfungsi sebagai perangkat penyimpanan data. Adapun perangkat tersebut antara lain :
·         Compact Disk
·         Flash Disk
·         Floopy Drive
·         Hardisk
·         Dan Lain Sebagainya

2.       Simulasikan perakitan komputer pada IT Essential Virtual Desktop. Kemudian rakit pada PC yang sebenarnya.
a.       Perakitan dimulai dengan memasang Motherboard ke CPU
-          Motherboard di pasang ke CPU pada tempat yang sudah disediakan sebelumnya dan dikunci dengan baut khusus yang juga telah disediakan sebelumnya. (Pada umumnya kondisi ini Power Supply telah tersedia dalam CPU).
-          Hubungkan Motherboard dengan Power Supply melalui kabel arus.
b.      Memasang Prosesor pada Slot Prosessor
-          Prosesor ditancapkan ke socket yang ada pada motherboard dengan hati – hati karena prosessor memiliki kaki – kaki yang berbentuk pin kecil yang mudah patah ataupun korosi (Jika terkena keringat tangan) yang harus dijaga benar. Tetapi pada prosessor model baru tidak lagi menggunakan pin.
-          Lihat posisi pin prosessor dan cocokan dengan socketnya. Sesuaikan dan masukan perlahan.
-          Pasang Fan yang berfungsi sebagai pendingin dari prosessor, karena prosesor mudah sekali panas.
-          Tancapkan kabel kipas pada jumper fan di motherboard.
c.       Memasang Harddisk
-          Pasang Harddisk pada tempat yang telah disediakan.
-          Pasanglah kabel data pada bagian belakang harddisk dan jangan sampai terbalik.
-          Kabel data tersebut kemudian dipasang ke primary atau secondary IDE yang ada pada motherboard. Pemasangan ini jangan sampai salah.
-          Pasang kabel arus pada harddisk.
d.      Memasang CDR/CDRW/DVDR/DVDRW
-          Caranya sama seperti pemasangan Harddisk, karena kabel data dan tempat sama pada motherboard.
-          Apabila harddisk dipasang pada Primary IDE maka CDR/CDRW/DVDR/DVDRW dipasang pada Secondary IDE.
e.      Memasang Memory (RAM)
-          Pasang pada socket memory
-          Pastikan posisi pemasangan benar dan tepat (Jika tepat posisi akan terkunci dengan sendirinya dengan tanda bunyi “Klik”)
f.        Pemasangan VGA Card, Sound Card & Ethernet Card
-          VGA Card dipasang pada slot yang tersedia dan harus cocok dengan slotnya (ISA,PCI,AGP,PCI Express).
-          Tancapkan VGA tersebut dengan benar dan hubungkan monitor dengan VGA (Melalui Kabel data VGA).
-          Sound Card dan Ethernet Card juga dipasang pada slot yang tersedia. Pemasangannya sama seperti VGA, tetapi berbeda fungsi.
g.       Memasang DiskDrive
-          Pasanglah Diskdrive pada tempatnya
-          Hubungkan kabel data ke belakang disk drive dan tancapkan dengan hati – hati.
-          Kabel data tersebut ditancapkan ke motherboard ke slot floppy.
-          Pasang kabel arus ke bagian belakang disk drive.
h.      Memasang kabel – kabel komponen PC sebelumnya pada slot Motherboard
-          Pasang kabel – kabel seperti (Reset SW, LED+, LED-, dll) pada slot yang tersedia
-          Pasang kabel Audio
-          Sambungkan Motherboard dengan Kabel Arus.
i.         Tancapkan kabel power pada kontak listrik (lebih baik menggunakan penstabil voltase). Check apakah arus telah masuk ke motherboard (salah satu tandanya adalah fan dapat berputar). Jika telah dapat masuk pada BIOS, Tutup CPU dan kunci dengan baut yang telah tersedia.
3.       Hidupkan Komputer yang telah dirakit tadi dan cobalah konfigurasi BIOS (tekan DEL pada saat pertama kali booting)
Setting BIOS
Menu BIOS terdiri dari beberapa macam yang memiliki fungsi yang berbeda-beda, adapun bentuk tampilan menu BIOS dapat berbentuk Vertikal Maupun Horisontal, tergantung dari vendor pembuatnya.
Untuk melakukan setting BIOS dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara manual dan otomatis:
·         Setting konfigurasi BIOS mode Auto, BIOS akan memberikan setting paling standard untuk motherboard ybs. Artinya setting Auto akan menjamin bahwa BIOS mampu menangani semua hardware yang terpasang, dan dijamin beroperasi dengan lancar. Tentu saja performa-nya adalah standar. Pilihan Auto biasanya tersedia dalam menu-menu yang bersifat “kritis”, yang butuh pengetahuan cukup untuk mengisinya dengan nilai-setting manual. Kata “kritis” disini berarti jika salah dalam memasukkan suatu nilai, bisa menimbulkan kerusakan mainboard maupun hardware terkait. Contohnya adalah setting pada Processor atau RAM.
·         Setting konfigurasi BIOS mode Manual, Bios akan (berusaha) mengikuti setting sesuai kehendak user. Biasanya user memasukkan parameter-nilai setting secara manual untuk mendapatkan kualitas kinerja yang optimal dari semua hardware yang terpasang pada motherboard tsb. Tidak selalu BIOS akan berhasil mengikuti kehendak user (parameter manual), bagaimanapun BIOS juga memiliki keterbatasan. Jadi jika ingin menggunakan opsi Manual, user harus mengerti dengan baik batas kemampuan BIOS (mainboard) tsb. Contoh cara setting manual bisa dibaca pada artikel Setting RAM Mode Manual.
4.       Buatlah Laporan Tertulis mengenai praktikum yang Anda saat ini lakukan dengan jelas (Kesimpulan)!
Komputer adalah perangkat atau sebuah mesin yang dibangun oleh perangkat – perangkat  lainnya yang saling memberikan fungsi masing – masing guna membanggun sebuah komputer sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Perangkat tersebut terbagi menjadi 3, Perangkat Keras (Hardware), Perangkat Lunak (Software) dan Manusia (Brainware). Ketiga perangkat ini mempunyai fungsi atau kegunaan masing – masing tetapi saling membutuhkan satu sama lain, tidak bisa berdiri sendiri.
Perangkat Keras masih terbagi lagi menjadi 3 komponen, yaitu Input Device (Device Masukan), Output Device(Perangkat Keluaran) dan Storage Device (Penyimpanan). Ketiga komponen ini memiliki fungsi masing – masing guna membangun kegunaan dari komputer itu sendiri.
Perangkat Lunak adalah software atau media yang digunakan untuk menjalankan komputer atau memberi perintah pada komputer untuk menjalankan fungsi devicenya atau menjalankan fungsi komputer itu sendiri.
Perangkat Manusia juga komponen penting dari pembangunan sebuah komputer, jika komputer tanpa perangkat manusia, fungsi komputer itu sendiri menjadi nol, atau tidak berguna sama  sekali, karena pada dasarnya komputer diciptakan guna membatu mempermudah pekerjaan manusia.
Komponen – komponen tersebut di rakit menjadi satu sesuai tempat dan spesifikasinya, agar berjalan lancar. Dalam perakitan komputer ini perlu memperhatikan Posisi, Tempat Peletakan, dan ketetapan hubungan agar berjalan dengan lancar.
Komputer akan sangat membantu atau dapat mempermudah manusia  jika pada tahap perakitan ini semua langkah – langkah perakitan telah selesai dan benar.

Senin, 19 Mei 2014

Tugas Pendahuluan Dasar Komputer Modul 1

Tugas Pendahuluan Modul 1 :
1.      Apa yang anda ketahui tentang POST dan informasi apakah yang bisa kita peroleh melalui suara “beep” pada POST ( Power On Self Test ) BIOS, sebutkan diagnosa pesan/ peringatan kesalahan POST yang ditunjukkan dengan kode beep ?
2.      Apa yang anda ketahu tentang peripheral device. Sebutkan bebrapa peripheral device yang umum digunakan saat ini, sebutkan fungsi dan jenis - jenisnya ! ( min. 8 )
3.      Jelaskan secara rinci BIOS menurut yang anda ketahui, apa saja komponen yang diatur oleh BIOS ?

Jawaban :
1.      Power On Self Test ( POST ) merupakan istilah pada proses boot baik itu komputer, router, ataupun printer. POST merupakan langkah pertama dari proses yang disebut IPL (Initial Program Load), Booting, Atau Bootstrapping. Post berfungsi untuk melakukan pengujian terhadap kesehatan sistem komputer, apakah komponen berjalan dengan benar sebelum BIOS  memulai sistem operasi.
Diagnosa Pesan / peringatan kesalahan POST dengan kode beep dari macam-macam BIOS :

KODE BEEP AWARD BIOS
NO
Gejala
Diagnosapesan/peringatankesalahan
1.
1 beep pendek
Computer dalamkeadaanbaik
2.
1 beep panjang
kerusakan di memory
3.
1 beep panjang 2 beep pendek
Kerusakan di DRAM parity
4 .
1 beep panjang 3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA
5.
Beep terusmenerus
Kerusakan di modul memory atau memory vidio

KODE BEEP AMI BIOS
NO
Gejala
Diagnose pesan/peringatankesalahan
1.
1 beep pendek
DRAM gagalmerefresh
2.
2 beep pendek
Sirkuitgagalmengecekkeseimbangan DRAM parity (system memory)
3.
3 beep pendek
BIOS gagalmengakses memory 64 kb pertama
4.
4 beep pendek
Timer pada system gagalbekerja
5.
5 beep pendek
Motherboard tidakdapatmenjalankanprosesor
6.
6 beep pendek
Controller pada keyboard tidakdapatberjalandenganbaik
7.
7 beep pendek
Video mode error
8.
8 beep pendek
Tes memory VGA gagal
9.
9 beep pendek
Checksum error ROM BIOS bermasalah
10.
10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami error
11.
11 beep pendek
Ceche memory error
12.
1 beep panjang 3 beep pendek
Conventional/Extended memory rusak
13.
1 beep panjang 8 beep pendek
Testampilangambargagal

KODE BEEP IBM BIOS
NO
Gejala
Diagnose pesan/peringatankesalahan
1.
Tidakada beep
Catudayarusak, card menitor/RAM tidakterpasang
2.
1 beep pendek
Normal POST dan computer dalamkeadaanbaik
3.
Beep terusmenerus
Catudayarusak, card menitor/RAM tidakterpasang, prosesorbermasalah
4.
Beep pendekberulang-ulang
Catudayarusak, card menitor/RAM tidakterpasang
5.
1 beep panjang 1 beep pendek
Masalahpada motherboard
6.
1 beep panjang 2 beep pendek
Masalahbagian VGA (mo no)
7.
1 beep panjang 3 beep pendek
Masalahbagian VGA (EGA)
8.
3 beep panjang
Keyboard error
9.
1 beep, blank monitor
VGA card sirkuitbersalah

2.      Peripheral device merupakan perangkat-perangkat tambahan pada komputer. Tanpa komponen peripheral device sebenarnya sebuah komputer sudah bisa difungsikan, akan tetapi dengan adanya perangkat tambahan, maka sebuah komputer akan semakin optimal. Ada dua jenis Peripheral device yaitu Input Device dan Output device.
Input Device adalah device yang berfungsi sebagai masukan data dari Input device menuju CPU dan akan ditampilkan di output device. Jenis- jenis Input device adalah :
1.      Keyboard
·         Berdasarkan tombol ketiknya, keyboard digunakan untuk mengetik atau menginput data.
·         Berdasarkan tombol kontrolnya, keyboard digunakan untuk menjalankan perintah – perintah khusus pada sistem operasi, contohnya adalah Ctrl+C digunakan untuk meng-copy.
·         Berdasarkan tombol fungsinya, keyboard digunakan untuk menjalankan fungsi – fungsi pada perangkat lunaknya, seperti contohnya kita menekan F2, digunakan untuk mematikan layar, begitu juga F1 s/d F12.
2.      Scanner
Perangkat external ini digunakan untuk memindai data, gambar, foto, document, untuk menjadikannya dalam bentuk file di komputer.
3.      Mouse
Perangkat ini digunakan untuk menjalankan pointer di layar monitor.
4.      Mic
Perangkat external ini digunakan untuk mengambil audio dan memasukan kedalam komputer dalam bentuk suara pula. Biasanya digunakan untuk recording.
5.      Kamera
Perangkat ini digunakan untuk mengambil gambar ataupun video.
6.      Interface
Berfungsi sebagai penghubung dua alat atau sistem.

7.      Digitizer

·         Mengubah data analog menjadi data digital
·         Mengubah format ASCII dengan gnuplot
8.      Joystick
·         Untuk mengontrol permainan video
·         Joystick juga banyak diimplementasikan pada mesin-mesin seperti pada kursiroda bermotor dan truk.

Dan Output device adalah device yang berfungsi sebagai keluaran dari data atau karakter yang telah kita masukkan melalui Input device dan telah diproses di CPU. Jenis – jenis Output device adalah :
1.      Speaker
Perangkat ini digunakan untuk mengeluarkan hasil audio.
2.      Monitor
Perangkat ini berfungsi sebagai interface kepada brainware, generasi sekarang telah mengenal GUI
3.      TV LED
Perangkat ini berfungsi sebagai interface kepada brainware, generasi sekarang telah mengenal GUI
4.      Printer
Untuk mencetak data yang ingin dicetak/ menampilkan data dalam bentuk fisik. Terdapat Jenis Inkjet Printer, Dot Matrix Printer, Laserjet Printer, dll.
5.      Plotter
Fungsinya tidak jauh berbeda dengan printer, untuk mencetak data dalam bentuk fisik. Terdapat Jenis Daisy Wheel Printer, Inkjet Plotter, dll.
6.      Interface Lain
Berfungsi menghubungkan dua sistem.
7.      LCD Proyektor
Untuk menampilkan interface yang lebih besar, biasa digunakan dalam presentasi. Terdapat 2 jenis yaitu Proyektor Elektronik (Proj. Digitar, Proj. LCD, dll ) dan Proyektor Transparansi(Proj. OHP, Proj. Slide, dll).
8.      Mesin Kasir
Fungsinya sama seperti printer, tetapi digunakan dalam lingkup administrasi dalam jual beli dalam toko.

3.      BIOS digunakan untuk mengatur komponen isi secara software atau istilah lainnya disebut jumper less yang terintegrasi denagn motherboard.
Berikut ini adalah komponen yang dapat di set melalui BIOS:
1. Hardisk
2. CD-Rom
3.Floppy Disk
4.RAM
5.Processor
6.Lan card (on board0
7. Sound card (on board0
8. VGA card (on board)
            Untuk mengatur komponen atau mengkonfigurasi komponen menu-menu pokok yang harus diperhatikan :
1. Main
2. Advance
3.Power
4.Boot
5.Tool
6. Exit
Hardisk & CD-Rom
            Untuk komponen hardisk dalam BIOS hanya mengatur aktif tidaknya sebuah hardisk. Untuk komponen CD-Rom pada BIOS hanya mengatur aktif atau tidaknya sebuah CD-Rom
Floppy Disk
            Untuk mengatur Floppy disk dapat diatur dalam menu “Main” dan umumnya bernama legacy diskette A, dalamopsi drive A dapatdipilih 1.44Mb, 3.5″, 720Kb, 3.5″, 2.88Mb, 3.5-”, 360Kb, 5.24″, 720Kb, 5.25″ dan none. Opsi “none” digunakanuntukmenonaktifkan floppy disk, jika komputer anda tidak terdapat floppy disk pilih opsi “none” untuk menonaktifkan-nya.
Prosessor
            Untuk Prosessor tidak semuanya dapat diatur, hanya prosessor tertentu saja yang dapat diatur lewat BIOS.Untuk melakukan setting lewat BIOS anda masuk menu advance. Menu untuk setting prosessor lewat BIOS adalah:
1. CPU Speed >>kecepatan CPU yang dapat ditentukan secara manual maupun otomatis
2. CPU/PCI Frequency
3.CPU/ Memory Frequency Ratio >>untuk melakukan overclocking jika
pada CPU speed dipilih manual.
RAM
            Yang hanya dapat diatur dalam RAM adalah bagian clock latency-nya.Tetapi tidak semua RAM dapat diatur secara manual.Untuk pengaturan dapat diatur pada menu advance.
LAN & Sound Card (Onboard)
            Untuk kedua komponen ini dalam melakukan konfigurasi pada BIOS terletak pada menu yang sama, sedangkan untuk mengaktifkannya pilih “enable” dan menonaktifkan cukup memilih “disable”, sedangkan untuk mendeteksi secara otomatis pilih “auto”
VGA Onboard
            Untuk mengatur VGA Onboard yang perlu diperhatikan adalah besar kecilnya share memory.Maksud dari share memory, memory yang digunakan oleh VGA sebagai buffer diambildari RAM.